Categories
Uncategorized

Ucapan Salam, Apakah ada yang Alergi?

Salam adalah doa. Berdoalah untuk keselamatan, kemakmuran bagi orang lain, kelimpahan rahmat dan rahmat Allah bagi mereka yang mendengarnya. Sebenarnya, lagu itu memasuki sunah, tetapi menjawab adalah wajib.

MashaAllah Dalam Islam, salam diatur yaitu dengan mengucap assalamualaikum. Maknanya juga mendalam dan terkait dengan iman. Karena salam menyapa orang lain dengan doa kepada Tuhan. Bukankah wajar untuk merasa bahagia ketika ada orang yang berdoa untuk keselamatan, kelimpahan rahmat dan berkat Tuhan bagi kita? Karena itu, saling menyapa dapat menumbuhkan rasa cinta dan kasih sayang di antara mereka.

Mengganti salam

Jadi apa yang terjadi jika salam ini diganti dengan salam lain? Seperti yang telah dibahas secara luas dalam beberapa hari terakhir, presiden Badan Pengembangan Ideologi Pancasila (BPIP) ingin menyampaikan salam yang dapat disepakati secara nasional, tanpa bergantung pada agama. Misalnya salam Pancasila.

Presiden Dewan Dakwah Islam Indonesia, Mohammad Siddik, menjawab: “Jika salam Pancasila tidak dapat diganjar, itu berbeda karena itu tidak masuk akal.

Sedih, betapa Muslim alergi terhadap salam. Mereka ingin dianggap nasionalis, mereka ingin dianggap Pancasiliais, mereka bersedia mengubah salam. Dan pengguna internet membuktikan keanehan yang terjadi jika salam itu benar-benar digantikan oleh banyak meme dan video yang beredar di jejaring sosial. Apakah ini bukan ujian, jauh dari Islam bahkan dari pengikutnya sendiri? Ini juga salah satu bukti bagaimana pemegang tanggung jawab memiliki tanggung jawab besar setelah memutuskan kebijakan tersebut. Jika politik menyerukan tindakan saleh, maka ia juga bisa dihargai. Sebaliknya, jika justru kebijakannya yang membuat orang melakukan perbuatan baik, maka Jariyah berdosa untuknya. Na’udzubillah.

Padahal, kami hanya pelayan. Kehidupan di dunia juga karena rahmat Allah, yang memiliki kewajiban untuk menyembahnya. Dan ketika kita mati, kita akan kembali kepada-Nya. Apa yang ingin Anda temukan di dunia ini? Apa maksud Anda ketika Tuhan memanggil kita? Mari kita segera bertobat, maafkan banyak. Kembali kepada Tuhan, Pencipta Alam Semesta dan semua isinya. Ambil semua aturanmu, kenakan dengan penuh sukacita dan pahami bahwa ini untuk menyembahnya.

Tidak mudah untuk dekat dengan agama di era modern. Karena itu, kita perlu mempelajarinya dan lingkungan sesering mungkin. Kami membutuhkan seorang mentor dan sesama prajurit untuk diperkuat. Datang, temukan segera, temukan tempat untuk melafalkan, temukan teman bagi Allah, temukan seorang guru untuk membimbing Anda lebih dekat kepada-Nya. Mari kita menghindari keterikatan dunia fana dengan semua komposisi kebijakan. Allah yang tahu yang terbaik, tolong jawab.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *